Selasa, 21 Agustus 2012

Bisul = Situasi Kritis

Mengalami situasi kritis memang tidak menyenangkan, apalagi di waktu yang sangat tidak tepat. Salah satu orang  penting di Clara Fortin Choir, Anastasia Hapsari - sang organis andalan, tangan kanannya harus dioperasi cuma gara-gara sakit yang samasekali tidak elit: bisul!
Bintik kecil yang kemudian berubah menjadi abses kemerahan membuat gemas teman-teman sepaduan suara yang ingin melihatnya segera sembuh. Maka, upaya "main dokter-dokteran" pun dilakukan usai makan siang bersama di Senin sore kemarin. Yang terjadi: bisul tak pecah, sakit makin tak terperikan. Sari segera dibawa ke klinik dan sore itu pula minor operation pun dilakukan. Si dokter, setengah bersungut mengatakan, "Kenapa nggak segera dibawa ke saya??! Kalau dari tadi dibawa sudah selesai dan tidak perlu jadi bengkak seperti ini." Iya, bu dokter.... mohon maaf ya.
Dioperasi, dimarahi dokter, mbayar pula, jadi santapan Sari sore itu. Dari yang mulai tidak bisa menggerakkan jarinya (duh, seluruh anggota Clara Fortin jadi merasa bersalah, karena hampir semuanya ikut dalam acara "main dokter-dokteran" tadi), sampai bengkak seluruh telapak tangan dan badan meriang, membuat situasi kritis jadi makin mencemaskan.
Perkaranya, Minggu malam esok Clara Fortin sudah tugas misa lagi dan seabreg order misa perkawinan sudah menanti. Tapi walaupun tengah sakit, Sari tetap Sari yang penuh banyolan dan kocak. "Tenaaang.... besok ke dokter lagi.... Udah mulai bisa mencet-mencet kok..." katanya via pesan di Blackberry - yang tampaknya juga tidak pernah lepas dari tangannya.
Cepat sembuh, ya Sari... Doa kami selalu bersamamu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar